Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

07 Maret 2012

Penyakit-penyakit Berbahaya Akibat Kekurangan Vitamin D

kurangnya paparan sinar matahari diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit, mulai dari flu, penyakit jantung, diabetes, multiple sclerosis, hingga kanker. Beberapa penelitian telah merujuk pada suatu zat penting yang terkandung dalam paparan sinar matahari, yaitu vitamin D. Kekurangan vitamin D ternyata berakibat serius bagi kesehatan, terutama di negara-negara sub tropis yang hanya sedikit mendapat paparan sinar matahari.

Vitamin D tidak hanya membantu tubuh menyerap kalsium yang penting bagi tulang, tetapi juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh dengan membantu mengurangi peradangan. Peradangan kronis diduga dapat memicu penyakit jantung dan kanker. Beberapa penyakit berbahaya yang ditimbulkan akibat kekurangan vitamin D antara lain:

1. Diabetes
Sebuah penelitian tahun 2011 lalu menemukan bahwa anak obesitas yang memiliki kadar vitamin D rendah lebih mungkin mengalami diabetes tipe 2 ketika dewasa. Sedangkan pada orang dewasa yang memiliki vitamin D kadar rendah, kemungkinannya terserang diabetes tipe 2 naik menjadi 57 persen.

2. Kanker
Sebuah penelitian yang dimuat dalam British Medical Journal menunjukkan orang yang dalam darahnya banyak terkandung vitamin D memiliki risiko 40 persen lebih rendah terserang kanker usus dibandingkan dengan orang yang memiliki vitamin dalam kadar rendah.

3. Multiple sclerosis
Para peneliti juga menyatakan ada hubungan antara kekurangan vitamin D dengan multiple sclerosis, peradangan yang terjadi pada otak dan sumsum tulang belakang. Multiple sclerosis paling banyak menyerang orang yang tinggal jauh dari khatulistiwa dan hanya sedikit terpapar sinar matahari.

4. Rheumatoid arthritis
Kekurangan vitamin D juga dikaitkan dengan rheumatoid arthritis atau radang sendi. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan bulan Januari 2012 ini, di antara bayi-bayi yang meninggal mendadak, di 75 persen di antaranya ditemukan mengalami kekurangan vitamin D.

Bagaimana mendapatkan asupan sinar matahari?

Sinar matahari menyediakan 90 persen vitamin D yang dibutuhkan tubuh. Ketika cahaya panas dan sinar ultraviolet menyentuh kulit, produksi vitamin D diaktifkan. Dalam makanan, sumber alami utamanya adalah hati dan minyak ikan. Telur mengandung sejumlah kecil vitamin D, juga beberapa makanan seperti sereal, jus buah segar dan yoghurt yang diperkaya dengan vitamin D.

"Satu porsi makanan yang diperkaya hanya memberikan hampir 20 persen dari kebutuhan harian vitamin D. Sulit untuk mendapatkan semua kebutuhan vitamin D dari makanan saja," kata Catherine Collins, ahli gizi di Rumah Sakit St George, London seperti dilansir DailyMail, Selasa (31/1/012).

Banyak orang menghindari keluar rumah tanpa memakai tabir surya dan kemudian berakhir dengan kekurangan vitamin D. Penelitian telah menemukan bahwa orang yang didiagnosis memiliki melanoma ganas, bentuk paling parah dari kanker kulit, adalah orang-orang dengan kadar terendah vitamin D.

Untuk mencukupi asupan vitamin D yang ideal, paparan sinar matahari secara teratur selama musim panas sangat diperlukan. Durasinya sekitar 10 sampai 15 menit setiap hari tanpa tabir surya pada pukul 11:00 - 15:00, yaitu ketika matahari sedang panas-panasnya.

"Hampir semua orang di negara ini kekurangan vitamin D tahun ini. Kami tinggal terlalu jauh di utara dan tidak yakin cuaca akan cukup cerah untuk memproduksi vitamin D yang cukup. Jumlah vitamin D yang dihasilkan tergantung pada seberapa banyak kulit terkana paparan sinar matahari. Tangan dan wajah saja tidak cukup, lengan juga perlu," kata Dr Robert Moy, seorang dokter anak di Birmingham.

Kemampuan tubuh membuat vitamin D berkurang seiring dengan pertambahan usia. Orang yang berusia lebih dari 65 tahun disarankan mengkonsumsi suplemen vitamin D 10 mcg setiap hari. Orang berkulit gelap tidak menghasilkan vitamin dengan mudah. Ibu menyusui dan wanita hamil harus mengkonsumsi suplemen vitamin D mcg 10 untuk memastikan anak-anaknya memiliki tulang yang sehat dan terlindung dari osteoporosis di kemudian hari.

Orang gemuk juga harus meminum suplemen, karena vitamin D bisa terkunci ke dalam sel lemak dan tidak dapat digunakan oleh tubuh. Anak-anak berusia 6 bulan - 5 tahun harus mengkonsumsi suplemen vitamin D sebanyak 7 mcg setiap hari sebab tulangnya akan melalui tahap kritis perkembangan. Kekurangan vitamin D telah menyebabkan lonjakan kasus rakhitis secara drastis.

05 Maret 2012

9 penyakit yg mematikan dan bisa menular

1. Wabah influenza
Wabah flu babi yang menyerang beberapa negara saat ini tidak separah wabah flu yang pernah ada dalam sejarah. Tapi dengan banyaknya orang di bumi yang kebanyakan berdiam di kota dan bepergian dengan mudah, membuat potensi wabah ini tidak akan mudah diatasi.

Wabah influenza pada tahun 1918 pernah melanda dunia dalam beberapa bulan dan membunuh lebih dari 50 juta orang. Angka ini sangat luar biasa jika dibandingkan penyakit lainnya yang tercatat dalam sejarah untuk jangka waktu singkat.

Tidak seperti beberapa jenis virus flu yang banyak membunuh orang tua, anak-anak, dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, virus flu tahun 1918 ini menyerang orang dewasa muda. Dalam satu tahun, rata-rata harapan hidup menurun sebesar 12 tahun.

2. Wabah pes
Sampai saat ini, belum ada yang dapat mengalahkan wabah di Eropa pada abad ke-14 atau disebut juga Wabah Bubonic. Sebanyak 75 juta orang meninggal dari populasi awal sebesar 360 juta.

Wabah ini disebabkan bakteri Yersinia pestis yang dibawa oleh hewan pengerat dan kucing, namun menjadi sangat mematikan saat ditularkan antar manusia. Gejalanya meliputi demam, meriang, lemas serta kelenjar getah bening yang bengkak dan nyeri. Bahkan sampai saat ini, wabah ini dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.

Wabah abad 14 ini mengaktifkan bakteri langka yang telah terbengkalai selama berabad-abad di gurun Gobi, Asia. Setelah menyerang Eropa di tahun 1320, bakteri ini berkembang sepanjang rute perdagangan dari Cina melalui Asia dan akhirnya ke Italia pada tahun 1347, kemudian sempat menyerang Rusia.

3. Penyakit akibat gigitan hewan : malaria, demam berdarah, chagas
Berbagai penyakit yang disebabkan oleh gigitan hewan telah membunuh ratusan ribu orang setiap tahun. Kebanyakan penyakit ini disebabkan oleh gigitan nyamuk.

Malaria menginfeksi lebih dari 350 juta orang setiap tahun, dan lebih dari 1 juta orang meninggal dunia yang kebanyakan anak-anak muda di Afrika selatan Sahara. Sedang nyamuk demam berdarah menginfeksi sekitar 50 juta orang setiap tahunnya, yang mana 500.000 dirawat di rumah sakit dan 2,5 persen di antaranya meninggal.

Selain akibat gigitan nyamuk, rabies membunuh sekitar 55.000 orang di seluruh dunia setiap tahunnya, sebagian besar kasus terjadi di Asia dan Afrika. Sebagian besar kematian tersebut diakibatkan gigitan anjing peliharaan yang terinfeksi.

Sekitar 16 juta orang atau lebih di Meksiko hingga Argentina diperkirakan terserang penyakit Chagas yang ditularkan dari kotoran kutu pemakan darah triatomines atau biasa disebut 'kutu pencium'. Chagas banyak disebarkan oleh anjing atau ayam yang disimpan dalam ruangan pada malam hari, sehingga memungkinkan kutu mengigit manusia.

4. HIV / AIDS
HIV atau virus penyebab AIDS berasal dari simpanse atau primata lain dan diperkirakan telah menginfeksi manusia sejak satu abad yang lalu. Virus ini menghancurkan sistem kekebalan tubuh dan memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi mematikan atau kanker. Salah satu penyakit yang dipicu AIDS adalah tuberkulosis yang membunuh hampir seperempat juta orang yang hidup dengan HIV setiap tahunnya.

Pada akhir 2007, diperkirakan 33 juta orang mengidap HIV, ditambah sekitar 2,7 juta kasus baru untuk tahun 2011. Sekitar 2 juta di antaranya meninggal dunia, termasuk 270.000 anak-anak.

5. Parasit penyebab gila : toxoplasma
Parasit Toxoplasma gondii menginfeksi otak lebih dari setengah populasi manusia, termasuk sekitar 50 juta orang di Amerika. Parasit ini diperkirakan dapat meningkatkan risiko neurotisisme dan dapat menyebabkan skizofrenia. Gejala awalnya pada manusia menyerupai flu.

Kucing rumah yang dibiarkan menjelajah oleh pemiliknya adalah lebih rentan terserang, biasanya didapatkan dari kotoran kucing. Tak hanya kucing, parasit ini juga ditemukan pada mamalia lain di mana ia dapat bereproduksi secara aseksual.

6. Borok perut
Helicobacter pylori adalah bakteri patogen yang menyebabkan borok usus pada manusia. Bakteri ini diduga berasal dari singa, cheetah dan macan. Penyakit ini masih berlanjut sampai hari ini pada kucing besar.

7. Ebola
Ebola adalah ancaman bagi gorila dan simpanse di Afrika Tengah. Virus ini bisa menular antar manusia melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Ebola telah menewaskan beberapa ratus orang pada pertengahan tahun 1970-an dan dapat disebarkan oleh kelelawar yang tidak mati meski terinfeksi.

Gejalanya cukup mengerikan yaitu demam mendadak, rasa lemah yang intens, nyeri otot, sakit kepala dan sakit tenggorokan, seringkali diikuti dengan muntah-muntah, diare, ruam pada ginjal, gangguan pada fungsi hati. Dalam beberapa kasus menyebabkan pendarahan internal maupun eksternal.

8. Polio, frambusia, Anthrax
Para ilmuwan menduga simpanse di Taman Nasional Gombe Streaming, Tanzania mengidap polio dari manusia. Ada juga kekhawatiran gorila tertular frambusia dari manusia, penyakit yang terkait dengan sifilis namun tidak menular secara seksual.

Gorila dan simpanse di Afrika Barat telah terbunuh oleh wabah antraks, yang diduga berasal dari ternak yang digiring oleh manusia. Namun ada juga kemungkinan kejadian ini disebabkan oleh antraks yang ada secara alami ada di hutan.

9. Virus manusia yang membunuh simpanse : HRSV dan HMPV
Human respiratory syncytial virus (HRSV) dan human metapneumovirus (HMPV) membunuh bayi-bayi di negara berkembang. Hampir semua bayi manusia melakukan kontak dengan kuman, sehingga dapat mengembangkan antibodi secara alami yang dirancang untuk melawan kuman.

Tapi ada bukti virus HRSV dan HMPV yang ditularkan langsung dari manusia ke kera besar liar telah membunuh seluruh populasi simpanse di bagian Afrika Barat pada tahun 1999 hingga 2006.

03 Maret 2012

12 penyakit langka dan aneh.

1. Penyakit Kaki Gajah (Elephantiasis)

Penyakit kaki gajah atau Lymphatic Filariasis dapat langsung dikenali dari bentuk kaki atau lengan penderita yang membesar. Penyakit ini disebabkan oleh cacing parasit yaitu Wuchereria Bancrofti, Brugia Malayi dan B.Timori yang semuanya dapat ditularkan oleh nyamuk. penyakit ini telah menyerang lebih dari 120 juta orang didunia. Ketika nyamuk betina yang terinfeksi menggigit seseorang, larva yang disebut microfilariae menyebar di dalam aliran darah, larva ini dapat bertahan hidup tahunan. sering kali efek penyakit ini baru muncul setelah setahun terinfeksi.
2. Progreria
Progeria disebabkan oleh satu kesalahan kecil didalam kode genetik si anak, tetapi hal itu telah menghancurkan dan mengubah hidup seseorang. rata-rata anak yang lahir dengan penyakit ini akan meninggal pada umur 13 tahun, karena tubuh mereka mengalami penuaan lebih cepat seperti kebotakan, penyakit jantung, pelemahan tulang dan radang sendi. Untung penyakit ini sangat jarang terjadi, hanya sekitar 48 orang yang terserang penyakit ini diseluruh dunia, tetapi ada sebuah keluarga yang mempunyai 5 anak yang semuanya terserang penyakit ini.
3. Werewolf syndrome
Ketika rambut mulai tumbuh di wajah anak berumur 2th bernama Abys DeJesus, dokter segera mengenali gejala tersebut sebagai Human Werewolf Syndrome. penyakit ini disebut Werewolf Syndrome karena orang dengan penyakit ini di seluruh tubuhnya akan tumbuh rambut seperti halnya werewolves (tentunya tanpa gigi tajam dan cakar).
4. Blue Skin Disorder
Sebuah keluarga besar yang dikenal sebagai "orang biru" tinggal di bukit di sekitar Troublesome Creek di Kentucky sampai tahun 1960an. mereka adalah Blue Fugates, kebanyakan dari mereka hidup sampai umur 80th nan, mereka tidak punya penyakit serius, hanya kulit yang berwarna biru, penyakit ini diteruskan secara turun-temurun. orang dengan penyakit ini kulitnya akan berwarna biru, plum, atau hampir ungu.
5. Pica
Orang yang didiagnosa penyakit ini mempunyai kebutuhan untuk memakan substansi bukan-makanan seperti tanah, kertas, lem dan tanah liat. meskipun hal itu dihubungkan dengan kekurangan mineral, pakar kesehatan tidak menemukan penyebab pasti dan obat untuk ketidakteraturan ini.
6. Vampire Disease : Takut Matahari
Terdapat beberapa orang yang ketika keluar rumah selalu menghindari sinar matahari, jika kulit mereka terkena matahari maka kulitnya akan melepuh. beberapa bahkan langsung melepuh meski baru terkena sinar matahari. mereka bukan vampir, tidak meminum darah dan tidur dipeti mati, cuma mereka memiliki penyakit langka yang memiliki gejala seperti si penghisap darah itu.
7. Alice in Wonderland Syndrome
AIWS or Micropsia adalah suatu kondisi yang mempengaruhi persepsi pengelihatan manusia. obyek akan terasa lebih kecil daripada kenyataanya, umumnya obyek yang dilihat akan nampak sangat jauh atau sebaliknya terasa sangat dekat sekali pada waktu yang bersamaan. untuk contohnya seekor anjing akan tampak sebesar tikus atau mobil akan mengecil sampai seperti mainan. kondisi ini terkait dengan persepsi saja, kesalahan otak mengolah informasi bukan karena struktur mata si pasien yang rusak.
8. Walking Corpse Syndrome
Suatu sindrom akibat tekanan mental dimana pasien mengeluh kehilangan sebagian tubuhnya atau keseluruhan badannya. seringkali mereka merasa telah meninggal dan menjadi mayat berjalan. khayalan ini biasanya berkembang, bahwa pasien dapat mencium daging tubuhnya yg membusuk atau merasakan cacing merayap dikulitnya. peristiwa ini dapat terjadi pada orang yang kekurangan tidur atau menderita penyakit kejiwaan akibat mengonsumsi amphetamine/ cocaine.
9. Jumping Frenchman Disorder
Karakteristik utama adalah pasien benar-benar terkejut oleh suatu suara atau pengelihatan yang tak diduga. biasanya reaksi kita akan menoleh ketika ada suara atau sesuatu dibelakang kita, tetapi pasein penyakit ini akan mengeluarkan reflek aneh seperti memukul lengannya, menjerit atau berbicara berulang-ulang suatu kata.
10. Trichotillomania
Penyakit ini terbilang aneh untuk dipahami. Orang yang memiliki penyakit ini memiliki dorongan untuk menarik rambut hingga rontok, termasuk rambut tubuh, rambut kepala, jenggot, bulu mata, rambut hidung atau alis. Kondisi ini kemungkinan akibat adanya kelainan pada serotonin dan dopamin.
11. Sindrom Cotard
Penderita penyakit ini akan merasa bahwa ia sudah mati dan tidak ada di dunia lagi. Selain itu juga merasa bahwa ia sudah kehilangan darah atau organ internalnya serta bagian-bagian tubuh yang sudah membusuk. Kondisi ini bisa berkembang akibat penyakit mental atau berhubungan dengan depresi.
12. Ondine's curse
Diperkirakan ada sekitar 200-300 orang di seluruh dunia yang memiliki penyakit ini. Orang yang menderita Ondine's curse memiliki waktu yang sangat sulit untuk mengambil oksigen sehingga membuatnya terlihat sering lelah dan mudah capek. Jika hal ini terjadi saat tidur dan tidak ada bantuan medis, maka bisa menyebabkan kematian.